Pada Minggu, 29 Desember 2024, pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C 2216 mengalami kecelakaan tragis saat mendarat di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan.
Kronologi Kejadian:
Pukul 08.57 Waktu Setempat: Pengawas lalu lintas udara memperingatkan pilot tentang risiko tabrakan dengan burung yang terdeteksi di jalur pendaratan.
Pukul 08.58: Pilot mengumumkan "mayday," menandakan adanya kondisi darurat, dan pesawat mulai menurun untuk mencoba pendaratan darurat.
Pukul 09.00: Pesawat mendekati Landasan Pacu 1 di Bandara Muan untuk pendaratan.
Pukul 09.03: Pesawat mendarat, namun tergelincir dari landasan, menabrak pagar pembatas bandara, dan terbakar hebat. Dampak kerasnya benturan menyebabkan sejumlah penumpang terlempar keluar dari badan pesawat.
Korban dan Proses Identifikasi:
Kecelakaan ini mengakibatkan korban jiwa yang signifikan. Laporan awal menyebutkan bahwa 127 dari 181 penumpang telah dinyatakan tewas. Proses identifikasi berjalan lambat karena kondisi jenazah yang sulit dikenali. Sebanyak 169 penyidik forensik dan lebih dari 500 petugas darurat dikerahkan untuk mencari korban dan melakukan evakuasi.
Dugaan Penyebab Kecelakaan:
Pihak berwenang menduga bahwa tabrakan dengan burung dan kondisi cuaca buruk menjadi faktor utama insiden ini. Salah satu awak yang selamat menguatkan teori tersebut, menyatakan kepada petugas penyelamat bahwa pesawat mengalami tabrakan dengan burung sebelum insiden terjadi.
Untuk informasi lebih lanjut, berikut adalah laporan video mengenai insiden tersebut:
https://www.youtube.com/watch?v=qUmeddadXFw&utm_source=chatgpt.com








